1. 

MORELIA VIRIDIS – ULAR HIJAU
Ular morelia viridis atau sering disebut juga ular hijau, banyak di temukan diwilayah papua irian jaya indonesia, juga dipapua nuguni diaustralia. Ular yang berjenis piton berwarna hijau dengan bintik-bintik putih atau kuning kusam ini, juga mememiliki panjang tubuhnya 2,1M ini memiliki kebiasaan tidur yang unik, yakni saat terlelap ia akan menggulungkannya hingga bagian kepalanya berada di tengah.
Ular morelia viridis atau sering disebut juga ular hijau, banyak di temukan diwilayah papua irian jaya indonesia, juga dipapua nuguni diaustralia. Ular yang berjenis piton berwarna hijau dengan bintik-bintik putih atau kuning kusam ini, juga mememiliki panjang tubuhnya 2,1M ini memiliki kebiasaan tidur yang unik, yakni saat terlelap ia akan menggulungkannya hingga bagian kepalanya berada di tengah.
2.
ELEPHANT TRUNK SNAKE - UALR BATANG GAJAH
Ular yang banyak di temukan di asia tenggara, khususnya di indonesia. Memiliki keunikan yakni dari kulit yang berkerut dan longgar hingga terlihat tua serta ukuran tubuhnya yang super besar. Selain berwarna gelap, ular ini bisa tumbuh 2,05M.
Ular yang banyak di temukan di asia tenggara, khususnya di indonesia. Memiliki keunikan yakni dari kulit yang berkerut dan longgar hingga terlihat tua serta ukuran tubuhnya yang super besar. Selain berwarna gelap, ular ini bisa tumbuh 2,05M.
3.
CALLOPHIS BIVIRGATUS
Selanjutnya ular berbisa yang memetikan yaitu callophis bivirgatus. Ular yang banyak di temukan dibagian barat indonesia dan jug adi kamboja, malaysia, singapura, bahkan di thailand. Ular yang bisa tumbuh sekitar 140cm ini, memiliki waran kulit yang mengagumkan yakni warna nila atau biru tua garis-garis biru, atau putih terang di sepanjang sisi tubuhnya. Sementara idbagian kepala dan ekor biasanya berwarna merah cerah.
Selanjutnya ular berbisa yang memetikan yaitu callophis bivirgatus. Ular yang banyak di temukan dibagian barat indonesia dan jug adi kamboja, malaysia, singapura, bahkan di thailand. Ular yang bisa tumbuh sekitar 140cm ini, memiliki waran kulit yang mengagumkan yakni warna nila atau biru tua garis-garis biru, atau putih terang di sepanjang sisi tubuhnya. Sementara idbagian kepala dan ekor biasanya berwarna merah cerah.
4.
CHRYSOPELEA PARIDISI – ULAR TERBANG
Selanjutnya chrysopelea paridisi atau banyak yang bilang ular terbang. Padahal sebenarnya ular ini tidak terbang , melainkan meluncur atau melompat dari satu tempat ketempat lainnya dengan ketinggian mencapai 100M. Ular yang habitatnya dataran rendah ini memiliki kepala berwarna hitam dengan deretan garis-garis melintang atau kuning , sementara punggung dan bagian pinggirnya berwarna hitam dengan totol –totol besar berwarna hijau setiap sisiknya, biasanya pada bagian tengah punggung terdapat deretan fisik yang berwarana merah terang.
Selanjutnya chrysopelea paridisi atau banyak yang bilang ular terbang. Padahal sebenarnya ular ini tidak terbang , melainkan meluncur atau melompat dari satu tempat ketempat lainnya dengan ketinggian mencapai 100M. Ular yang habitatnya dataran rendah ini memiliki kepala berwarna hitam dengan deretan garis-garis melintang atau kuning , sementara punggung dan bagian pinggirnya berwarna hitam dengan totol –totol besar berwarna hijau setiap sisiknya, biasanya pada bagian tengah punggung terdapat deretan fisik yang berwarana merah terang.
5.
TRIMERESURRUS SUMATRANUS
Spesies ular satu ini berwarana dasar
abu-abu, ular yang spesiesnya tergolong langkah ini memilki corak hijau
kekuningan dan memilki ekor kemerahan, mempunyai ukuran sepanjang 1,5 – 2m. Dan
ular yang hidup di daerah lembab, tersebar luas di sumatera, mentawai, nias,
borneo, dan thailand.
6.
TROPIDOLAMEUS
WAGLERI
Selanjutnya ular yang berbisa mematikan ini asia tenggara, antara lain ditemukan di indonesia disumatera, kepulauan riau, bangka belitung, nias,dan kepulauan mentawai. Ular ini memiliki waran bervariasi dan bentuk yang eksotis. Ada yang warna dasar khitam atau coklat yang bervariasi orange atau kuning, ada juga yang berwarna dasar hijau dengan corak kuning atau orange. Dan memilki bentuk kepala segitiga seperti panah, dan tubuhnya yang relatif tipis.
Selanjutnya ular yang berbisa mematikan ini asia tenggara, antara lain ditemukan di indonesia disumatera, kepulauan riau, bangka belitung, nias,dan kepulauan mentawai. Ular ini memiliki waran bervariasi dan bentuk yang eksotis. Ada yang warna dasar khitam atau coklat yang bervariasi orange atau kuning, ada juga yang berwarna dasar hijau dengan corak kuning atau orange. Dan memilki bentuk kepala segitiga seperti panah, dan tubuhnya yang relatif tipis.
7.
PELAMIS PIATURUS – ULAR KUNING PERUT
Ular cantik yang terakhir adalah ular laut. Ular laut umumnya terbatas dilaut sub tropis samudra hindia di sebelah barat samudra pasifik dan salah satu jenisnya adalah ular perut kuning yang habitatnya sampai kesamudera timur pasifik. Sesuai dengan namanya ular ini memiliki perut yang berwarna kuning, sementara bagian atasnya berwarana gelap. Dan ular ini sangat berbisa, karena seperti ular laut umunya, ular laut memilki 30 lipat bisa ular kobra.
Ular cantik yang terakhir adalah ular laut. Ular laut umumnya terbatas dilaut sub tropis samudra hindia di sebelah barat samudra pasifik dan salah satu jenisnya adalah ular perut kuning yang habitatnya sampai kesamudera timur pasifik. Sesuai dengan namanya ular ini memiliki perut yang berwarna kuning, sementara bagian atasnya berwarana gelap. Dan ular ini sangat berbisa, karena seperti ular laut umunya, ular laut memilki 30 lipat bisa ular kobra.
No comments:
Post a Comment